Jumat, 28 Oktober 2011

Studi Kasus,Tema Diskusi,Format Makalah dan Tips Sosial (ISD/IBD)

KASUS  I
Jika Anda satu-satunya Fisioterapis yang ditempatkan di RSUD Kabupaten MARGA. Buatlah Strategi pendekatan sosial jangka pendek ( maks 5 th) dan program jangka panjang ( 25 th) . Data awal yang anda peroleh sebagai berikut :
a.     RSUD Kabupaten MARGA sebagai pembina 5 puskesmas di kabupaten tersebut.
b.     Peralatannya fisioterapis sangat minim .
c.      Penduduknya mayoritas terbelakang untuk pengertian kesehatan serta masih kental budaya kesukuan.
d.     Penghasilan masyarakat relatif rendah.
e.      Puskesmas /RSUD jarang sekali sebagai rujukan masyarakat yang sakit.
f.       Di RSUD ada 2 dokter umum, 1 dokter spesialis anak, 40 perawat, 3 bidan,serta anda sebagai fisioterapis dan masing-masing juga berpraktek dirumah .
g.     Kabupaten Marga Sehat dikepalai oleh seorang kepala suku yang menjadi panutan masyarakat tersebut.
h.     Ada 2 stasiun radio yang banyak mengemas cerita-cerita legenda yang disenangi masyarakat.
i.       Bupati  Kabupaten Marga Sehat adalah salah seorang keponakan kepala suku tersebut.
j.       Di Kabupaten Marga Sehat ada satu universitas namanya Universitas Sangat Pintar yang salah satu program pendidikannya / jurusan adalah seni dan budaya.
k.     Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai bertani/perkebunan.
l.       Keluarga PNS/Polri / pegawai pemda hanya sekitar 20 % dari jumlah penduduk.

Buat juga kira kira tarif pelayanan anda dll.

KASUS  II
Jika anda Bekerja sebagai seorang fisioterapis di Rumah sakit swasta GRIYA SEHAT di Kota ABADI (Metropolitan). Sementara Anda baru tinggal dikota tersebut. Adapun data sementara yang anda ketahui adalah :
1.     Dikota tersebut ada 1 Rumah Sakit Pemerintah, 3 Rumah Sakit Swasta termasuk Griya Sehat. 4 orang pengobat tradisional
2.     Penduduknya sangat sibuk dengan pekerjaan/kegiatannya masing-masing.
3.     Ada 2 Stasiun TV, 5 stasiun radio, Grup sepak Bola 3 grup yang sering berkompetisi di tingkat nasional.
4.     Anda telah pergi ke BPS / Badan Pusat Statistik dan diketahui tercatat penduduknya berjumlah 10 juta, sebagai PNS /polri/peg.pemda 1 juta, Peg Swasta 3 Juta, Wiraswasta 2 Juta, Pemuda & anak-anak 9 juta, tidak punya pekerjaan tetap 1 juta, Manula 1 juta. Dari Jumlah penduduknya tersebut tercatat 6 juta wanita serta 4 juta Laki-laki
5.     Di Rumah Sakit Anda tugas, telah ada 2 orang fisioterapis dan cenderung tidak menerima kehadiran anda.
Dengan data tersebut buatlah rencana program kerja anda agar bias praktek sendiri dengan menyusun rencana pendekatan sosial serta dengan mengembangkan TIPS-TIPS pendekatan sosial yang telah diberikan . 



KASUS III
Sebagai seorang fisioterapis yang baru diangkat sebagai PNS ditempatkan di Rumah Sakit didaerah Pariwisata. Anda hanya satu-satunya fisioterapis didaerah tersebut. Data yang anda ketahui sementara adalah :
1.     Daerah tersebut termasuk wilayah kabupaten IJO ROYO-ROYO dan  merupakan daerah yang menjadi obyek wisata alam/religius.
2.     Penduduknya ramah serta mayoritas muslim karena merupakan daerah penyebaran Agama Islam
3.     Didaerah tersebut ada sekitar 5 pondok pesantren yang relatif banyak santrinya.
4.     Ada 4 dokter praktek, 3 bidan, 1 RSUD, 3 Puskesmas.
5.     Mayoritas penduduknya adalah bertani dan berdagang.
6.     Ada acara rutin pengajian 2 kali dalam sebulan serta banyak melibatkan masyarakat sekitar.
7.     Tanggapan masyarakat terhadap RSUD,Puskesmas biasa-biasa saja dan kecenderungan masyarakat mengobati penyakit jika terjadi sakit adalah ke pengobatan yang dikelola oleh pimpinan pondok.
Anda dituntut untuk meraih pasien sebanyak-banyaknya oleh pimpinan anda. Dengan data tersebut buatlah rencana kerja anda sementara anda juga berniat membuka pelayanan fisioterapi dirumah. 



KASUS IV
Sebagai seorang fisioterapis baru anda ditempatkan /bekerja pada suatu kota bernama YOGYES  dan informasi yang anda tahu tentang daerah tersebut adalah sebagai berikut :
1.     Daerah tersebut merupakan daerah / kota metro politan.
2.     Mayoritas penduduknya  produktif / punya pekerjaan/penghasilan.
3.     Pendidikan relative tingggi / mayoritas di atas SMU.
4.     Ada 1 Rumah Sakit Pemkot, 4 Rumah Sakit Swasta, 5 Balai Pengobatan, 3 Klinik Fisioterapi, 3 Klinik Bersalin serta 7 pengobatan alternative.
5.     Dikota YOGYES ada 5 swalayan, 2 Supermarket/Mall, 4 Pasar  Sayuran, 3 Stasiun TV Swasta, 9 Stasiun Radio, Terminal Bus Antar Kota.
6.     Ada 10 Grup / kelompok senam yang merupakan gabungan lintas kelompok social.
7.     Ada 2 Perguruan Tinggi kedinasan, 3 Perguruan tinggi swasta bidang pariwisata serta 1 AKPER , 1 AKBID.
8.     Penghasilan Rata-rata penduduknya berkisar 1,5 juta – 5 juta per bulan.
9.     Penduduknya relative kritis terhadap segala sesuatu, apalagi yang tidak realistis.
10.                        Anda termasuk karyawan di salah satu Rumah Sakit Swasta.

Mengingat Anda sebagai seorang fisioterapis baru dan belum berpengalaman praktek mandiri, Buatlah strategi sosial untuk memasuki kota tersebut baik jangka pendek kira-kira 5 tahun dan jangka panjang kira-kira sampai 25 tahun agar anda dapat “berkompetisi” mempraktekan keahlian Anda.



KASUS V
Anda bukan putra daerah di Kabupaten ANYAR yang berada di pesisir pantai. Penduduknya relative acuh apalagi terhadap orang baru. Coba buatlah rencana pendekatan sosial dan kira-kira tarif yang akan anda terapkan. Anda sebagai seorang fisioterapis  sementara anda punya informasi tentang keberadaan Kabupaten ANYAR adalah sebagai berikut :
1.     Sebagian besar penduduknya adalah nelayan dan berjualan kelontong di daerah pantai/wisata.
2.     Rata-rata penghasilan perbulannya berkisar antara 500.000 hingga 1,5 juta.
3.     Pendidikan penduduknya rata-rata maksimal SMP/SMA walaupun ada beberapa yang berpendidikan sarjana.
4.     Sebagai tempat beribadah ada 4 Mesjid, 2 Gereja, 2 Vihara.
5.     Ada 2 stasiun Radio Swasta yang benyak mengemas tentang kebudayaan setempat.
6.     Ada 1 Rumah sakit daerah (pemda), 2 Balai pengobatan, 1 Rumah Sakit Ibu dan Anak/ bersalin, 1 orang fisioterapis yang sudah membuka klinik/pelayanan.
7.     Sementara anda belum bekerja dan benar-benar masih baru di daerah tersebut karena baru ikut orang tua pindah ke daerah tersebut.
8.     Fisioterapis yang ada ternyata kurang berkenan dengan kehadiran  Anda di daerah tersebut sebagai fisioterapis karena dianggap akan menjadi saingan dalam mencari pasien.
9.     Sementara di daerah tersebut ada dua Koperasi yang banyak mengakomodir kehidupan para penduduk/nelayan baik permodalan, hasil tangkapan ikan dll.
10.                        Ada 2 pasar sayur mayur, 1 swalayan.


KASUS VI
Anda  baru lulus sebagai seorang fisioterapis. Anda adalah putra daerah di Kabupaten GAYENG. Sementara informasi yang anda tahu tentang daerah anda adalah sebagai berikut :
1.     Penduduknya heterogen jika dilihat dari penghasilan, pendidikan terahir.
2.     Rata-rata penghasilan per bulan penduduk berkisar antara 600.000 hingga 2 juta.
3.     Sebagian besar adalah berprofesi sebagai petani,peternak kambing dan pedagang .
4.     Ada 2 kelompok musik dangdut, 3 grup kesenian daerah yang sering mengisi dalam perayaan acara-acara yang ada didaerah tersebut diantaranya pesta pernikahan, sunatan dll.
5.     Ada 1 stasiun TV swasta, 3 Radio swasta yang salah satu acaranya mengemas tentang kesehatan.
6.     Ada 1 RSUD, 1 Rumah Sakit Swasta, 3 Balai pengobatan serta belum ada fisioterapis.
7.     Ada 2 koperasi yang beranggotakan petani dan pedagang di daerah tersebut.
8.     Ada 1 Peruguan Tinggi Swasta di bidang ekonomi serta 1 AKPER.
Buatlah rencana kegiatan anda untuk program jangka pendek dan jangka panjang yang akan anda lakukan agar anda bisa mempraktekan keahlian anda.





KASUS VII
Anda sebagai putra daerah Kabupaten BABA yang penduduknya cukup dinamis Sementara Anda memutuskan untuk tinggal didaerah anda dan mengetahui informasi daerah tersebut adalah sebagai berikut :
1.     Ada 4 Rumah sakit swasta, 1 RSUD, dan dimasing masing kecamatan ada fisioterapisnya walaupun cuma satu yang masing-masing bekerja di Rumah sakit Swasta dan RSUD serta membuka prektek pelayanan fisioterapis dirumah.
2.     Di kecamatan Anda tinggal saja sudah ada 3 orang fisioterapis.
3.     Ada pengobatan alternative sebanyak 3 tempat dan cukup mendapat respon yang baik dari masyarakat.
4.     Penghasilan penduduknya rata-rata 600.000 hingga 2 juta.
5.     Kebanyakan / kira –kira 65% penduduknya bekerja sebagai karyawan baik di pemda maupun swasta. Sebanyak 35% bervariasi sebagai pedagang, petani dan wiraswasta. Sementara jumlah penduduknya kira-kira 6 juta terdiri dari laki-laki 2 juta, perempuan 3,5 juta dan anak-anak 500.000.
6.     Sementara pada saat ini di kabupaten BABA terdapat 200 kasus folio, Stroke 1000 kasus, Osteoporosis 2000 kasus. Kelahiran di bulan ini ada 200 kasus.
Dari informasi itu cobalah anda susun strategi dan pendekatan sosial agar anda bisa mempraktekan keahlian dan mampu bersaing dengan baik dan diterima oleh masyarakat.


KASUS VIII
ANDA sebagai seorang Fisioterapis dan baru selesai studi/baru lulus kuliah. Anda berada didaerah asal anda yang mempunyai karakteristik / beberapa informasi diantaranya :
1.     Penduduknya heterogen dan sudah ada beberapa fasilitas klinik pengobatan,  4 puskesmas, 1 rumah sakit pemerintah , 3 rumah sakit swasta, 6 klinik pengobatan alternative.
2.     Kecenderungan masyarakat / image terhadap jenis pengobatan relative sama / tidak terlalu fanatik yang penting sembuh dan pelayanan ramah dan murah.
3.     Di Kabupaten anda tinggal / Kabupaten Borneo ada 15 Kecamatan dengan penduduk 10 juta jiwa dengan penghasilan rata-rata 1 juta/bulan. Usia produktif 4 juta jiwa serta sisanya usia tidak produktif termasuk didalamnya pengangguran, manula serta anak-anak.
4.     Kasus stroke ada 250 kasus, kasus yang butuh penanganan fisioterapis lainnya ada sekitar 1500 kasus (pasca operasi,pasca melahirkan dll) .
5.     Di Kab. Bone ada 50 dokter umum, 25 dokter spesialis dalam, 20 fisioterapis, 50 bidan 100 pengobatan alternative, semua membuka pelayanan pengobatan dirumah/visite.

Dari data di atas, diskusikan dengan kelompok anda. Buatlah pendekatan ataupun strategi / perencanaan jangka pendek (5 tahun) maupun jangka panjang (25 tahun) secara rinci dan anda tidak mencari pekerjaan/melamar-lamar kerja karena ingin menciptakan pekerjaan sendiri. 



FORMAT MAKALAH DISKUSI KELOMPOK

JUDUL MAKALAH
(TENTUKAN JUDUL MAKALAH DARI TEMA YANG DITENTUKAN)


BAB I PENDAHULUAN
            A.LATAR BELAKANG
            B.IDENTIFIKASI MASALAH
            C.BATASAN MASALAH
            D.RUMUSAN MASALAH
            E.TUJUAN
            F. NILAI POSITIP DAN NEGATIP (DARI POKOK MASALAH)

BAB II  PENGERTIAN PENGERTIAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN
              MASALAH ----------à DIJELASKAN / DIURAIKAN

BAB III PEMBAHASAN MASALAH
              (PEMBAHASAN MASALAH DISESUAIKAN DENGAN MATERI ANDA)

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

DAFTAR PUSTAKA (USAHAKAN SEBANYAK-BANYAKNYA REFERENSI)

BUATLAH MAKALAH MINIMAL 10 HALAMAN ,DIKETIK  DAN DIPERBANYAK




 I. TEMA  DISKUSI :
INDIVIDU  DAN KELUARGA
(BUATLAH BAHASAN MENGENAI INDIVIDU DAN KELUARGA MULAI
DARI PENGERTIAN,FUNGSI DLL)



2. TEMA DISKUSI :
PROSES PERUBAHAN SOSIAL
(BUATLAH BAHASAN TENTANG SOSIAL,APA SAJA YG ADA DLM
 LINGKUP SOSIAL,KENAPA BERUBAH,APA SEBAB BERUBAH DLL)



3. TEMA DISKUSI :
PERKEMBANGAN MANUSIA
(BUATLAH BAHASAN TENTANG PERKEMBANGAN MANUSIA,HAL-
HAL YANG MENYEBABKAN BERUBAH YANG BAIK DAN YG BURUK
,KENAPA BERUBAH DLL)



4. TEMA DISKUSI :
MASYARAKAT PERKOTAAN & MASYARAKAT PEDESAAN
(BUATLAH BAHASAN PENGERTIAN PERKOTAAN,PEDESAAN KRITERIANYA DLL)


5. TEMA DISKUSI :
SOSIAL  DAN KESEHATAN
(URAIKAN TENTANG SOSIAL , KESEHATAN,BUDAYA- BUDAYA/ PRANATA   DALAM SOSIAL,DALAM KESEHATAN DLL)



6. TEMA DISKUSI
PENGARUH  INDIVIDU DALAM PERUBAHAN SOSIAL
(BUATLAH BAHASAN TENTANG INDIVIDU,SOSIAL, BAGAIMANA INDIVIDU BISA MEMPENGARUHI PERUBAHAN SOSIAL/BUDAYA DLL)



7. TEMA DISKUSI :
PENGARUH PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PADA PEMBENTUK  KARAKTER INDIVIDU
(BUATLAH BAHASAN TTG PERUBAHAN SOSIAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER INDIVIDU DLL)



8. TEMA DISKUSI
            PERAN / PENGARUH ALAM / LINGKUNGAN DALAM MEMBENTUK WATAK /  
            KARAKTER INDIVIDU DAN MASYARAKAT  (BAHASLAH PENGARUH ALAM/ 
            LINGKUNGAN DALAM MEMBENTUK WATAK, KEPRIBADIAN, KEMAMPUAN,   
            BUDAYA DLL)


CONTOH :   TIPS – TIPS  STRATEGI PENDEKATAN SOSIAL / SOSIALISASI
(ANDA BISA MENGUPAYAKAN STRATEGI YANG LAIN)

PERTAMA :
  1. TETAPKAN PRIORITAS LOKASI / RUANG LINGKUP SASARAN / TUJUAN
  2. UPAYAKAN MENGENAL ORANG / PRIBADI / PEJABAT / KETUA SUKU / KELOMPOK SOSIAL / TOKOH MASYARAKAT  DLL YANG BERPENGARUH DALAM MENGGERAKKAN IMAGE MASYARAKAT SECARA KESELURUHAN---à PEMBUAT KEPUTUSAN TENTANG KEBANYAKAN PERMASALAHAN YANG BERKEMBANG DI MASYARAKAT.
  3. MASUKLAH DALAM SISTEM KEHIDUPAN YANG LANGSUNG / TDK LANGSUNG BERKAITAN DENGAN PEMBUAT KEPUTUSAN POIN 2 TERSEBUT DIATAS.
  4. DLL

KEDUA:
  1. KENALILAH SEMUA BAGIAN YANG ADA DI MASYARAKAT, BAIK PEJABAT, KELOMPOK SOSIAL, ORGANISASI KEPEMUDAAN, PAGUYUBAN, DLL .
  2. MASUKLAH DALAM SISTEM KEHIDUPAN MEREKA ( POIN 1 ) DAN UPAYAKAN PRIORITAS YANG JUMLAHNYA TERBANYAK UNTUK DIDEKATI SECARA SOSIAL. LAKUKAN PERLAKUAN TERHADAP BAGIAN-BAGIAN DI MASYARAKAT TERSEBUT SECARA PROPORSIONAL / MENURUT URUTAN JUMLAH KELOMPOK TERBANYAK.
  3. JANGANLAH TERLEWAT!!! UPAYAKAN PENGENALAN / PENDEKATAN SOSIAL HARUS DAPAT DIRASAKAN MANFAATNYA OLEH SEMUA LAPISAN SOSIAL (dari kel.Lapisan teratas hingga masyarakat awam).

KETIGA :
1.       KENALILAH SEGENAP ATURAN / ADAT ISTIADAT/ SISTEM YANG BERKEMBANG DI MASYARAKAT SECARA UMUM. MISAL IMAGE MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN /  PENDIDIKAN DLL.
2.       POLA KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG HETEROGEN HARUS DIDEKATI / DIKENALI SEHINGGA KALAU MEMUNGKINKAN BILA MASIH ADA YANG PERLU SENTUHAN KESEHATAN MISALNYA  SECARA PERLAHAN BISA DILAKUKAN. HARUS DIINGAT! JANGAN TERLALU MEMAKSAKAN JIKA SITUASI BELUM MEMUNGKINKAN.
3.       JANGANLAH MERASA JADI ORANG YANG PALING BAIK / PINTER DLL SEHINGGA BISA MEMBUAT PENILAIAN JELEK TERHADAP  KITA. 
4.       SELALU MENYESUAIKAN DENGAN KEADAAN YANG BERKEMBANG DIMASYARAKAT.


Kamis, 09 Juni 2011

KASIAT DAUN SIRSAK

Daun Sirsak vs Kemoterapi (Ribuan Kali Lebih Kuat)

Mengobati Kanker Serviks

sumber: Trubus Online.  ‘Selamat ya, sudah hamil.’ Yanti Sumiati bertubi-tubi menerima ucapan itu dari rekan kerja, tetangga, dan saudara pada Mei 2010. Perutnya membesar. Banyak orang menerka ia hamil 5 bulan. Hati Yanti justru remuk‑redam. Sebab, bukan janin dalam kandungan, tetapi kanker serviks yang merenggut nyawa seorang perempuan setiap 4 menit.
Yanti Sumiati mengetahui kanker serviks itu ketika ia memeriksakan diri di sebuah klinik di Warungbuncit, Kotamadya Jakarta Selatan. Bagian bawah perut sakit, ‘Seperti ditusuk-tusuk, nyeri sekali,’ kata perempuan kelahiran Bogor, Jawa Barat, 20 Agustus 1978 itu. Rasa sakit menjalar ke kaki kiri. Kondisi itulah yang mendorong Yanti bergegas ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dr Slamet Zaeny SpOG, pada 6 Mei 2010. Dokter yang memindai Yanti menggeleng-gelengkan kepala. ‘Lihat di monitor, kankernya sebesar kepala bayi,’ kata dr Slamet Zaeny SpOG seperti diulangi oleh Yanti. Kadar CA – indikator adanya sel kanker – 113,39 U/ml; normal, kurang dari 35 U/ml. Sambil berbaring, ia memandangi layar pemindai. Dokter menyarankan Yanti menjalani operasi. Namun, anak ke-3 dari 6 bersaudara itu memilih jalan lain. Sebab, sebelum pemeriksaan itu pada April 2008 ia menjalani operasi untuk mengatasi kista.      Namun, 2 tahun berselang ia terserang kanker serviks. Gejala munculnya kista sama persis dengan kanker serviks itu. Perempuan 32 tahun itu memilih pengobatan herbal. Ia mendatangi herbalis dan diberi 3 jenis herba dalam kapsul untuk sebulan. Sayang, Yanti yang membayar Rp9-juta tak mengetahui jenis tanaman obat yang ia konsumsi.
Batal operasi
Yanti disiplin mengonsumsi 3 kapsul herba itu 3 kali sehari. Namun, tanda-tanda kesembuhan tak kunjung muncul. Malahan perut kian membesar dan nafsu makan hilang. Warga Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasarminggu, Jakarta Selatan, itu juga mengalami insomnia dan merasa serbasalah: miring ke kiri sel kanker yang membesar ikut ke kiri, ke kanan, turut ke kanan. Keadaan itu menyebabkan Yanti memutuskan untuk menjalani operasi pada 10 Agustus 2010. Sehari sebelumnya, ia menemui kedua orangtuanya di Ciampea, Kabupaten Bogor. Ketika itulah Yanti berjumpa dengan tetangganya, pendiri Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ervizal AM Zuhud MS. Zuhud mempunyai informasi tentang khasiat daun sirsak dari beberapa hasil penelitian di mancanegara. Guru besar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor itu menyarankan agar Yanti mengonsumsi daun sirsak. Keesokan harinya, Yanti membatalkan operasi dan merebus 10 lembar daun sirsak segar dalam 3 gelas air hingga mendidih.  Setelah rebusan dingin, ia meminumnya. Frekuensi 3 kali sehari masing-masing segelas. Istri Fery Firmansyah itu juga menyantap daging buah sirsak sekali sehari. Ia memotong 4 bagian buah berukuran sedang, bobot 6 – 7 ons. Sepotong buah Annona muricata cukup untuk sehari. Pada 24 Agustus 2010, ia kaget bukan kepalang ketika mudah menarik risleting dan mengancingkan celana. Semula bukan hal gampang untuk mengenakan celana akibat perut yang kian membesar. Ia benar-benar baru sadar bahwa perut mengempis.Pagi itu ia mencoba tidur, tetapi perutnya tanpa gelambir seperti sebelumnya. Ia miring ke kiri dan ke kanan beberapa kali, tetapi tak ada gumpalan dalam perut yang mengikuti gerakan seperti sebelumnya. ‘Saya menangis karena saking senangnya,’ kata perempuan yang menikah pada 2007 itu. Sembuh? Begitulah dugaan Yanti. Sebulan berselang ia menemui dokter spesialis kandungan dan kebidanan. Hasil pemindaian menunjukkan tak ada lagi berjalan di serviks. Menurut dokter sekaligus herbalis di Jakarta Timur, dr Willie Japaries MARS, hilangnya sel kanker dari serviks Yanti dapat melalui berbagai jalan seperti luruh bersama urine atau feses. Namun, menurut Yanti selama 14 hari konsumsi daun dan buah sirsak hingga perut mengempis, tak ada perubahan warna atau bentuk feses dan urine. Japaries mengatakan cara lain detoksifikasi adalah melalui keringat. ‘Pikiran saya lepas. Saya senang banget,’ katanya dengan wajah berbinar. Setelah perutnya mengempis, Yanti lahap setiap kali makan sehingga tubuh kian segar. Insomnia juga sirna sehingga kini ia bisa tidur nyenyak. Meski begitu hingga kini ia tetap mengonsumsi segelas rebusan daun sirsak sekali sehari.




10.000 kali
Perubahan kondisi perut yang semula seperti perempuan hamil lalu mengempis hanya dalam 2 pekan itu sangat cepat. Semula Zuhud memprediksi, perubahan itu baru tercapai setelah 3 bulan Yanti rutin mengonsumsi daun kerabat srikaya itu. Prediksi 90 hari itu berdasarkan informasi yang ia peroleh di internet.
Yanti Sumiati bukan satu-satunya yang merasakan khasiat daun anggota famili Annonaceae. Contoh lain, Sri Haryanto di Yogyakarta yang mengidap kanker prostat dan Yulisnawati (kanker payudara di Palembang, Sumatera Selatan).
Dokter juga menyarankan operasi pada Yulisnawati. Namun, ia lebih memilih mengonsumsi rebusan segelas daun sirsak 3 kali sehari. Dua bulan berselang, kondisi kesehatannya kian membaik. Yulisnawati belum mengecek ulang kondisi kanker. Pada kasus Haryanto, dokter tak menyarankan operasi karena usia pasien lanjut, 70 tahun. Haryanto yang juga herbalis itu mengonsumsi jus buah sirsak (baca: Sirsak Stop Kanker Prostat, halaman 18)
Selain ke-3 jenis kanker – serviks, payudara, dan prostat, daun sirsak juga terbukti secara ilmiah mengatasi antara lain kanker paru-paru, ginjal, pankreas, dan usus besar. Begitulah hasil riset peneliti di Sekolah Farmasi Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, Jerry L McLaughlin. Peneliti yang memperoleh daun sirsak dari Garut, Jawa Barat, itu membuktikan bahwa daun Annona muricata manjur mengatasi 7 sel kanker. Daun sirsak yang selama ini terabaikan itu ternyata mujarab mengganyang sel kanker.   Ada apa di balik itu? Peneliti di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung, Prof Soelaksono Sastrodihardjo PhD yang meriset daun sirsak bersama Jerry L McLaughlin menemukan senyawa aktif acetogenins. Mereka melakukan uji praklinis dengan memanfaatkan beragam sel kanker seperti sel kanker paru-paru dan pankreas. ‘Tujuan penelitian, mengembangkan ilmu pengobatan untuk mengatasi kanker,’ kata doktor Biologi alumnus Champaign Urbane University, Amerika Serikat, itu.
Acetogenins menghambat ATP kanker
‘Acetogenins menghambat ATP (adenosina trifosfat, red). ATP sumber energi di dalam tubuh. Sel kanker membutuhkan banyak energi sehingga membutuhkan banyak ATP,’ kata Sastrodihardjo. Acetogenins masuk dan menempel di reseptor dinding sel dan merusak ATP di dinding mitokondria. Dampaknya produksi energi di dalam sel kanker pun berhenti dan akhirnya sel kanker mati. Hebatnya acetogenins sangat selektif, hanya menyerang sel kanker yang memiliki kelebihan ATP. Senyawa itu tak menyerang sel-sel lain yang normal di dalam tubuh. ‘Acetogenins mengganggu peredaran sel kanker dengan cara mengurangi jumlah ATP. Hal ini yang membuat senyawa dalam daun sirsak dianggap selektif dan hanya memilih sel kanker untuk diserang,’ kata Sastrodihardjo.
Bukan hanya selektif, acetogenins juga dahsyat! The Journal of Natural Product membeberkan riset Rieser MJ, Fang XP, dan McLaughlin, peneliti di AgrEvo Research Center, Carolina Utara, Amerika Serikat, bahwa daun sirsak membunuh sel-sel kanker usus besar hingga 10.000 kali lebih kuat dibanding adriamycin dan kemoterapi. Adriamycin yang mempunyai nama generik doxorubicin merupakan obat untuk mengatasi berbagai jenis kanker seperti leukemia, kanker prostat, kanker paru-paru, dan kanker pankreas. Sedangkan kemoterapi merupakan cara pengobatan kanker dengan jalan memasukkan zat atau obat yang mempunyai khasiat membunuh sel kanker.
Menurut peneliti di Cancer Chemoprevention Research Center Universitas Gadjah Mada (CCRC–UGM), Nur Qumara Fitriyah, riset McLaughlin menunjukkan dengan dosis kecil saja, daun sirsak efektif memberangus sel kanker. Berdasarkan riset McLaughlin ED50 ekstrak kasar daun sirsak < 20 µg/ml, sedangkan ED50 senyawa murni cuma < 4 µg/ml. Artinya dengan dosis rebusan 10 – 15 daun sirsak masih aman dikonsumsi.





Tren sirsak
Menurut Ervizal AM Zuhud penelitian sirsak sempat ditutupi-tutupi selama 10 tahun karena ‘mengancam’ kelangsungan hidup kemoterapi dan industri kimia. Apalagi harga sirsak murah. Hasil penelitian itu, ‘Baru tersebar setelah keluarga dari seorang peneliti mengidap kanker dan mempublikasikan di dunia maya,’ kata kepala Bagian Konservasi dan Keanekaragaman Tanaman, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, itu.Berbagai lembaga riset di tanahair juga mulai menguak rahasia daun sirsak dan kerabatnya. Sekadar menyebut contoh, periset di Pusat Studi Biofarmaka IPB, Prof Dr Latifah K Darusman, hingga kini meriset komponen kimia yang dominan di daun sirsak. Sedangkan peneliti di Universitas Gadjah Mada, Prof Dr Sismindari, meriset khasiat biji dan daun srikaya yang kaya ribosome inactivating protein (RIP). ‘RIP mampu merusak sintesis protein pada sel yang sedang tumbuh sehingga mati,’ kata Sismindari. Konsumsi daun sirsak bukan hanya untuk para pasien, tetapi juga baik bagi orang sehat. Menurut Ervizal AM Zuhud, kasiat daun sirsak bagi orang sehat, ‘Menambah kekebalan tubuh dan mencegah asam urat. Bagi pria, daun sirsak menambah jumlah dan memperkuat sperma.’ Di Indonesia kini para dokter dan herbalis meresepkan daun sirsak kepada para pasien. Ada yang meresepkan secara tunggal – hanya daun sirsak, tetapi ada pula yang meracik kombinasi daun sirsak dengan herbal lain seperti rimpang temuputih dan sambiloto. Mereka meresepkan daun sirsak antara lain untuk mengatasi beragam kanker.
Herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana meresepkan daun atau buah sirsak terutama sebagai pengganti kemoterapi pada pasien kanker. ‘Khasiat daun atau buah sirsak itu untuk mengeliminasi radikal bebas, mengeringkan sel kanker, menyembuhkan peradangan di dalam tubuh, dan terutama meningkatkan stamina pasien agar tubuh tidak lemah,’ kata Lina Mardiana. Para dokter dan herbalis seperti Valentina Indrajati di Bogor, Jawa Barat, memilih daun yang sedang – tak terlalu tua dan tak terlampau muda. Dari pucuk, kira-kira daun di baris ke-4 hingga ke-6.
Dari pucuk, kira-kira daun di baris ke-4 hingga ke-6.
Para herbalis meresepkan daun sirsak bukan melulu untuk mengatasi sel kanker. Herbalis di Gegerkalong, Kotamadya Bandung, Jawa Barat, H Sarah Kriswanty, misalnya, meresepkan daun sirsak untuk mengatasi bronkhitis dan kejang. Sedangkan Lina Mardiana meresepkan daun sirsak untuk pasien yang menderita peradangan, misalnya radang tenggorokan, usus, pencernaan, ambeien (baca: Sentosa Karena Graviola halaman 24). Menurut dr Willie Japaries MARS yang juga meresepkan daun sirsak, daun Annona muricata bersifat netral sehingga sesuai untuk mengatasi beragam jenis kanker. Herbalis lain yang juga meresepkan daun sirsak antara lain dr Prapti Utami di Jakarta Selatan dan Maria Andjarwati (Kelapagading, Jakarta Utara. Para herbalis dan dokter itu sebagian besar meresepkan daun sirsak baru pada 2 – 4 tahun silam. Pada umumnya mereka tak meracik, tetapi pasien yang menyiapkan sendiri sejak pencarian daun hingga merebus.
Harap mafhum hingga saat ini di pasaran belum tersedia ekstraksi daun sirsak dalam kapsul seperti kapsul bermerek Graviola yang beredar di mancanegara. Oleh karena itu, mereka mempersiapkan sendiri. Pasien yang belum memiliki pohon biasanya membeli bibit sirsak. Dampaknya permintaan bibit juga meningkat. Produsen bibit buah-buahan di Pontianak, Kalimantan Barat, Simbul Haryadi mengatakan permintaan bibit sirsak pada September 2010 mencapai 400 bibit. Padahal, biasanya hanya 10 bibit per bulan. ‘Stok bibit di kebun sampai habis, sekarang saya sedang memperbanyak lagi,’ kata Haryadi. Begitu juga permintaan di nurseri Tebuwulung milik Eddy Soesanto di Cijantung, Jakarta Timur, yang mencapai 600 – 700 bibit per bulan. Lonjakan permintaan signifikan itu terjadi dalam 4 bulan terakhir. Produsen bibit buah di Bogor, Jawa Barat, Syahril sama juga. Permintaan bibit durian belanda itu fantastis, sejak Agustus 2010 mencapai 3.000 – 5.000 tanaman per bulan; sebelumnya, 500 bibit per bulan. Harga bibit setinggi 40 – 50 cm di berbagai penangkar Rp20.000 – Rp30.000. Menurut para penangkar tingginya permintaan bibit sirsak berkaitan dengan pemanfaatan daun atau buah sebagai obat tradisional. Benar kata Yeni Sumarni yang juga mengonsumsi daun sirsak, ‘Obat kanker itu ternyata murah meriah, kita tak perlu mengeluarkan uang jutaan rupiah.’ (Sardi Duryatmo/Peliput: Endah Kurnia Wirawati, Lastioro Anmi Tambunan, & Tri Susanti)

 

 

Penawar Agar-agar

Agar-agar sebagai penawar
Pada hari pertama konsumsi rebusan daun sirsak, Yanti Sumiati tak merasakan perubahan berarti. Baru pada hari ke-2, ia berkeringat dingin. Bagian punggung panas sekali. Ia menggigil. Selain itu perut juga perih. ‘Rasanya saya ingin menyilet perut sendiri dan melihat bagian dalam ada apa sih?’ kata perempuan 32 tahun itu mengenang. Pada hari ke-3 konsumsi, kejadian itu terulang lagi. Punggungnya malah kian panas sehingga Yanti berendam diri di bak mandi untuk meredakannya.  Yulisnawati di Palembang, Sumatera Selatan, yang mengidap kanker payudara dan mengonsumsi daun sirsak mengalami hal sama. Ia merasakan panas dan nyeri di bagian payudara. Herbalis di Bogor, Jawa Barat, Valentina Indrajati (46 tahun), menemukan fakta serupa. Banyak pasiennya yang menghubungi Valentina pada hari ke-2 atau ke-3 pascakonsumsi daun sirsak. Mereka mengeluhkan panas dingin seperti keluhan Yanti. ‘Tapi tak semua pasien begitu, pada umumnya pasien-pasien kanker,’ kata herbalis yang meresepkan daun sirsak sejak 2006 itu. Pasien nonkanker tak menghadapi keluhan seperti itu.
Menurut pendiri Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ervizal AM Zuhud MS, tubuh panas dingin merupakan indikasi obat sedang bereaksi. Oleh karena itu ia menyarankan agar pasien meneruskan konsumsi daun sirsak. Pada hari ke-3 hingga kini, gejala seperti itu tak pernah muncul. Herbalis lain, Lina Mardiana juga mendapat laporan serupa dari para pasien. Untuk mengatasi hal itu, Mardiana menyarankan agar mereka merebus agar-agar hingga mendidih dan meminumnya ketika dingin. Panas dingin itu hanya berlangsung 2 hari. Pada hari-hari berikutnya pasien akan merasa nyaman. (Sardi Duryatmo)
Subhanallah…Maka benarlah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, beliau memerintahkan untuk berobat dan berupaya mencari kesembuhan serta tidak berputus asa dari kesembuhan atas suatu penyakit. Perhatikan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam berikut:

لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ, فَإِذَا أُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ

“Setiap penyakit itu pasti ada obatnya. Oleh karena itu, barangsiapa yang tepat dalam melakukan pengobatan suatu penyakit, maka dengan izin Allah azza wa jalla dia akan sembuh” (HR. Muslim no.2204 dalam kitab as-Salaam)
Nabi juga pernah bersabda:

ماَ أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلاَّ أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً

“Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia turunkan penyembuh untuknya” (HR. Bukhori)
Imam Ibnul Qayyim mengatakan: “Mengenai sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam ‘setiap penyakit itu pasti ada obatnya’, sebagai upaya untuk memperkuat jiwa orang yang sakit sekaligus dokter yang menanganinya. Beliau memerintahkan untuk menyelidiki serta mencari obat tersebut. Sebab, orang yang sakit jika menyadari ada obat yang dapat menghilangkan penyakit yang dideritanya itu, maka hatinya akan menggantungkan harapan pada kesembuhan dan sirnalah keputusasaan. Hingga akhirnya terbuka baginya pintu harapan. Jika jiwanya kuat, maka akan bangkitlah pula semangat instingnya, dan itulah yang menjadi sebab bagi munculnya kekuatan jiwa hewani, nabati, dan alami. Jika jiwa telah menguat, maka menguat pula keseluruhan pula seluruh kekuatan yang menyangganya sehingga berhasil menundukkan dan mengusir penyakit. (Zaadul Ma’aad). Dan yakinilah bahwa Allah-lah yang menjadi penyembuh, karena Allah azza wa jalla yang menetapkan obat tersebut, sebagaimana hadits di atas, Allah yang menurunkan sebuah penyakit sebagai ujian bagi manusia dan sekaligus menurunkan obatnya sebagai kasih sayang terhadap hamba-hambanya yang beriman. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِ

“Dan apabila aku sakit, Dia-lah Yang menyembuhkanku” (QS. Asy-Syu’araa’: 80)
Semoga info ini bermanfaat bagi kaum muslimin

Berbagai Pertanyaan Tentang Manfaat Daun Sirsak
Written by  www.deherba.com
Beberapa bulan terakhir ini banyak pelanggan dan pengunjung deherba.com menanyakan tentang manfaat daun Sirsak untuk  pengobatan kanker. Hal ini kemungkinan besar disebabkan karena dalam tiga terbitan terakhirnya majalah Trubus membahas manfaat daun Sirsak bagi para penderita kanker. Pertanyaan-pertanyaan yang kami terima adalah seperti ini: Apakah bisa rebusan daun Sirsak dikombinasikan dengan Sarang Semut? Mana yang lebih baik untuk pengobatan kanker; Sarang Semut, Buah Noni, atau daun Sirsak? Apakah daun Sirsak cukup aman untuk dikonsumsi? Apakah deherba.com menjual daun Sirsak? Dan sebagainya.
Untuk mencoba menjawabnya kami telah menulis dua artikel terdahulu sehubungan dengan itu:
  1. Sarang Semut, Daun Sirsak, atau Noni?
  2. Kombinasikan Khasiat Daun Sirsak Untuk Kanker!
Namun, ada sedikit pengingat yang ingin kami tambahkan lagi untuk melengkapi kedua artikel tersebut melalui tulisan ini. Yaitu mengenai cara menggunakan herbal secara efektif. Dari pengalaman sebagai pemasar berbagai jenis herbal, kami mendapati bahwa pada umumnya masyarakat kita cenderung menggonta-ganti herbal yang dikonsumsi seiring dengan tren yang sedang populer. Terutama bila mendengar berita bombastis tentang manfaat herbal tertentu dengan harapan akan mendapatkan reaksi serupa dan segera sembuh. Hal di atas bisa dimaklumi karena tentunya pasien atau pun anggota keluarga mereka pasti mengharapkan hasil yang nyata dengan penggunaan obat-obatan alternatif yang telah dikonsumsi. Tetapi berdasarkan keterangan dari beberapa dokter dan herbalis yang sudah berpengalaman, praktek bergonta-ganti herbal dalam waktu singkat tidaklah dianjurkan. Mengapa demikian?  Penjelasan sederhananya adalah karena setiap herbal itu bersifat unik dan punya "jalannya" sendiri dalam memerangi sebuah penyakit.  Maka, dengan berhenti menggunakan sebuah herbal dan beralih ke herbal lain dalam waktu singkat bisa disamakan seperti jika Anda ingin pergi ke sebuah tempat, sudah setengah jalan kemudian tiba-tiba berhenti dan berputar arah untuk menggunakan jalan alternatif lain. Nah, sekarang bisa Anda bayangkan jika setiap kali ada herbal/obat baru, seseorang menghentikan pengobatan yang lama dan beralih ke yang baru, maka pastilah dia tidak akan sampai-sampai di tujuan atau dengan arti lain lebih lama mendapatkan kesembuhan. Karena belum tuntas suatu herbal berkerja, sudah digantikan dengan yang lain. Melelahkan bukan proses seperti itu?
Sehubungan dengan pertanyaan, apakah deherba.com akan menjual produk daun Sirsak? Jawaban kami untuk saat ini adalah TIDAK, mengapa? Karena alasan tadi, kami tidak ingin pelanggan setia kami berhenti dan beralih menggunakan herbal lain, padahal saat ini mereka sedang "berjalan" menuju proses kesembuhan.  Lantas bagaimana jika Anda penasaran untuk mencoba-coba herbal baru, seperti daun Sirsak? Solusi yang disarankan adalah dengan mengkombinasikannya dengan herbal yang sedang dikonsumsi. Sebagai contoh jika Anda sudah mengkonsumsi Sarang Semut dan sudah merasakan perbaikan, tetapi ingin mencoba daun Sirsak, sebaiknya jangan menghentikan konsumsi Sarang Semut lalu beralih pada daun Sirsak. Cara yang terbaik adalah mengkombinasikan keduanya. Karena kedua herbal tersebut mempunyai cara kerja yang berbeda dalam memerangi kanker. Jika dikombinasikan, maka Sarang Semut akan terus bekerja menghancurkan kanker dengan metodenya, sementara dari sisi lain daun Sirsak akan bekerja juga menghancurkan kanker dengan caranya sendiri.
Anda bisa membayangkannya seperti dua kelompok prajurit (herbal) yang menyerang sebuah benteng (kanker) dari sisi dan cara yang berbeda, pasti kemenangan (kesembuhan) akan lebih cepat didapat. Untuk membaca cara kerja dari kedua herbal tersebut silakan baca keterangannya di halaman berikut.   Produk herbal yang kami khususkan untuk kanker masih sama yaitu Sarang Semut (Mecodia). Karena sejauh ini  kami mengamati bahwa dari deretan herbal antikanker yang ada yang pernah kami pasarkan, Sarang Semut lah herbal yang paling efektif dan cepat dalam menghancurkan kanker dan tumor. Memang tadinya kami sempat berpikir untuk membuat produk baru dari daun Sirsak, secara ekonomis pasti akan sangat mengutungkan apalagi ditengah booming daun Sirsak saat ini. Namun, kami berpikir lagi, meski akan menguntungkan, hal tersebut pasti akan mendatangkan kebingungan bagi para pelanggan yang menderita kanker dan bila ingin mencoba harus mengeluarkan uang tambahan lagi yang pasti akan menambah beban. Untuk itu, setelah kami pertimbangkan baik-baik, sebaliknya daripada menjualnya, lebih baik kami memberikan simplisia daun Sirsak secara cuma-cuma. Sehingga bagi Anda yang ingin mencoba manfaatnya, tetap bisa meneruskan terapi herbal dengan Sarang Semut ataupun Noni Juice.

Selasa, 07 Juni 2011

Makanan Pendongkrak Mutu Sperma

Yuk Perhatikan Daftar Makanan Pendongkrak Mutu Sperma

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Makanan yang dikonsumsi juga dapat mempengaruhi kualitas sperma. Makanan apa sajakah itu?
Askbaby.com dan health4youonline.com melansir, makanan yang kaya protein seperti tiram, daging kambing, kalkun, gandum, buncis, daging merah, kacang, alpukat, pisang, dan almond dapat meningkatkan produktifitas sperma.
Seorang pria juga disarankan untuk makan makanan mengandung zat besi dan asam amino seperti bayam, rumput laut, putih telur, atau daging unggas karena juga baik untuk meningkatkan kualitas sperma.
Beberapa zat lain yang juga turut berperan untuk menghasilkan kualitas sperma lebih baik seperti likopen yang terdapat pada tomat, anggur merah, dan jambu biji merah. Zat folate juga diperlukan untuk meningkatkan kualitas sperma yang terdapat pada asparagus, brokoli, jeruk, sayuran hijau, atau gula bit.
Menkonsumsi seledri mentah juga baik untuk sperma karena mengandung androsterone yang baik untuk stimulasi seksual dan vitamin antioksidan seperti vitamin C, E, dan B12 yang berguna untuk meningkatkan produksi sperma.

Jumat, 03 Juni 2011

Manfaat Ketan Hitam

Cegah Penuaan Dengan Ketan Hitam

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Bila dikonsumsi teratur, ketan hitam kaya manfaat. Sst katanya,  bisa membuat awet muda lho.
Ketan hitam membantu pembentukkan sel darah merah sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh terhadap beberapa penyakit. Apa sebabnya? Karena ternyata ketan hitam memiliki kandungan zat besi hingga 15,52 ppm. Kandungan itu berkhasiat untuk tubuh.
Khasiatnya memperbaiki kerusakan sel hati (hepatitis dan chirosis), mencegah gangguan fungsi ginjal, mencegah kanker dan tumor, memperlambat penuaan, berfungsi sebagai antioksidan, membersihkan kolesterol dalam darah, dan mencegah anemia.
Nah, mengetahui khasiat itu, Tim Pastry Chef Aston Primera Pasteur Bandung pun mengolah ketan hitam menjadi penganan yang terbilang unik. Sus ketan hitam salah satu kreasinya.
Bahan dasar tepung ketan hitam yang digunakan membuat black profiterole memiliki warna dominan hitam. Tentu saja berbeda dengan kue sus yang kebanyakan berwarna putih kecokelatan.
Di balik kelezatan black profiterole yang ditawarkan hotel bintang empat di Jalan Dr Djunjunan, Kota Bandung ini, memang sekaligus menawarkan beragam manfaat. Kalau soal rasa jangan ditanya. Yuk nikmati dan rasakan manfaatnya.

Kamis, 05 Mei 2011

Penyakit Demam Tifoid

Penyakit Demam Tifoid

Penyakit Demam Tifoid (bahasa Inggris: Typhoid fever) yang biasa juga disebut typhus atau types dalam bahasa Indonesianya, merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica, khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi terutama menyerang bagian saluran pencernaan. Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut yang selalu ada di masyarakat (endemik) di Indonesia, mulai dari usia balita, anak-anak dan dewasa.

Menurut keterangan dr. Arlin Algerina, SpA, dari RS Internasional Bintaro, Di Indonesia, diperkirakan antara 800 - 100.000 orang terkena penyakit tifus atau demam tifoid sepanjang tahun. Demam ini terutama muncul di musim kemarau dan konon anak perempuan lebih sering terserang, peningkatan kasus saat ini terjadi pada usia dibawah 5 tahun.

# Cara Penularan Penyakit Demam Tifoid

Penyakit demam Tifoid ini bisa menyerang saat kuman tersebut masuk melalui makanan atau minuman, sehingga terjadi infeksi saluran pencernaan yaitu usus halus. Dan melalui peredaran darah, kuman sampai di organ tubuh terutama hati dan limpa. Ia kemudian berkembang biak dalam hati dan limpa yang menyebabkan rasa nyeri saat diraba.

# Tanda dan Gejala Penyakit Demam Tifoid

Penyakit ini bisa menyerang saat bakteri tersebut masuk melalui makanan atau minuman, sehingga terjadi infeksi saluran pencernaan yaitu usus halus. Kemudian mengikuti peredaran darah, bakteri ini mencapai hati dan limpa sehingga berkembang biak disana yang menyebabkan rasa nyeri saat diraba.

Gejala klinik demam tifoid pada anak biasanya memberikan gambaran klinis yang ringan bahkan dapat tanpa gejala (asimtomatik). Secara garis besar, tanda dan gejala yang ditimbulkan antara lain ;

1. Demam lebih dari seminggu. Siang hari biasanya terlihat segar namun menjelang malamnya demam tinggi.
2. Lidah kotor. Bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya merah. Biasanya anak akan merasa lidahnya pahit dan cenderung ingin makan yang asam-asam atau pedas.
3. Mual Berat sampai muntah. Bakteri Salmonella typhi berkembang biak di hatidan limpa, Akibatnya terjadi pembengkakan dan akhirnya menekan lambung sehingga terjadi rasa mual. Dikarenakan mual yang berlebihan, akhirnya makanan tak bisa masuk secara sempurna dan biasanya keluar lagi lewat mulut.
4. Diare atau Mencret. Sifat bakteri yang menyerang saluran cerna menyebabkan gangguan penyerapan cairan yang akhirnya terjadi diare, namun dalam beberapa kasus justru terjadi konstipasi (sulit buang air besar).
5. Lemas, pusing, dan sakit perut. Demam yang tinggi menimbulkan rasa lemas, pusing. Terjadinya pembengkakan hati dan limpa menimbulkan rasa sakit di perut.
6. Pingsan, Tak sadarkan diri. Penderita umumnya lebih merasakan nyaman dengan berbaring tanpa banyak pergerakan, namun dengan kondisi yang parah seringkali terjadi gangguan kesadaran.

# Diagnosa Penyakit Demam Tifoid

Untuk ke akuratan dalam penegakan diagnosa penyakit, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan laboratorium diantaranya pemeriksaan darah tepi, pemeriksaan Widal dan biakan empedu.

1. Pemeriksaan darah tepi merupakan pemeriksaan sederhana yang mudah dilakukan di laboratorium sederhana untuk membuat diagnosa cepat. Akan ada gambaran jumlah darah putih yang berkurang (lekopenia), jumlah limfosis yang meningkat dan eosinofilia.
2. Pemeriksaan Widal adalah pemeriksaan darah untuk menemukan zat anti terhadap kuman tifus. Widal positif kalau titer O 1/200 atau lebih dan atau menunjukkan kenaikan progresif.
3. Diagnosa demam Tifoid pasti positif bila dilakukan biakan empedu dengan ditemukannya kuman Salmonella typhosa dalam darah waktu minggu pertama dan kemudian sering ditemukan dalam urine dan faeces.


Sampel darah yang positif dibuat untuk menegakkan diagnosa pasti. Sample urine dan faeces dua kali berturut-turut digunakan untuk menentukan bahwa penderita telah benar-benar sembuh dan bukan pembawa kuman (carrier).

Sedangkan untuk memastikan apakah penyakit yang diderita pasien adalah penyakit lain maka perlu ada diagnosa banding. Bila terdapat demam lebih dari lima hari, dokter akan memikirkan kemungkinan selain demam tifoid yaitu penyakit infeksi lain seperti Paratifoid A, B dan C, demam berdarah (Dengue fever), influenza, malaria, TBC (Tuberculosis), dan infeksi paru (Pneumonia).

# Perawatan dan Pengobatan Penyakit Demam Tifoid

Perawatan dan pengobatan terhadap penderita penyakit demam Tifoid atau types bertujuan menghentikan invasi kuman, memperpendek perjalanan penyakit, mencegah terjadinya komplikasi, serta mencegah agar tak kambuh kembali. Pengobatan penyakit tifus dilakukan dengan jalan mengisolasi penderita dan melakukan desinfeksi pakaian, faeces dan urine untuk mencegah penularan. Pasien harus berbaring di tempat tidur selama tiga hari hingga panas turun, kemudian baru boleh duduk, berdiri dan berjalan.

Selain obat-obatan yang diberikan untuk mengurangi gejala yang timbul seperti demam dan rasa pusing (Paracetamol), Untuk anak dengan demam tifoid maka pilihan antibiotika yang utama adalah kloramfenikol selama 10 hari dan diharapkan terjadi pemberantasan/eradikasi kuman serta waktu perawatan dipersingkat. Namun beberapa dokter ada yang memilih obat antibiotika lain seperti ampicillin, trimethoprim-sulfamethoxazole, kotrimoksazol, sefalosporin, dan ciprofloxacin sesuai kondisi pasien. Demam berlebihan menyebabkan penderita harus dirawat dan diberikan cairan Infus.

# Komplikasi Penyakit Demam Tifoid

Komplikasi yang sering dijumpai pada anak penderita penyakit demam tifoid adalah perdarahan usus karena perforasi, infeksi kantong empedu (kolesistitis), dan hepatitis. Gangguan otak (ensefalopati) kadang ditemukan juga pada anak.

# Diet Penyakit Demam Tifoid

Penderita penyakit demam Tifoid selama menjalani perawatan haruslah mengikuti petunjuk diet yang dianjurkan oleh dokter untuk di konsumsi, antara lain :

1. Makanan yang cukup cairan, kalori, vitamin & protein.
2. Tidak mengandung banyak serat.
3. Tidak merangsang dan tidak menimbulkan banyak gas.
4. Makanan lunak diberikan selama istirahat.

Untuk kembali ke makanan "normal", lakukan secara bertahap bersamaan dengan mobilisasi. Misalnya hari pertama dan kedua makanan lunak, hari ke-3 makanan biasa, dan seterusnya.

# Pencegahan Penyakit Demam Tifoid

Pencegahan penyakit demam Tifoid bisa dilakukan dengan cara perbaikan higiene dan sanitasi lingkungan serta penyuluhan kesehatan. Imunisasi dengan menggunakan vaksin oral dan vaksin suntikan (antigen Vi Polysaccharida capular) telah banyak digunakan. Saat ini pencegahan terhadap kuman Salmonella sudah bisa dilakukan dengan vaksinasi bernama chotipa (cholera-tifoid-paratifoid) atau tipa (tifoid-paratifoid). Untuk anak usia 2 tahun yang masih rentan, bisa juga divaksinasi.

Manajemen Pemasaran

Pemasaran telah berubah cepat akibat perubahan lingkungan baik bisnis maupun non bisnis, yang diidentifikasi dari: 1.   Perubahan perila...