” KEGUNAAN TANAMAN OBAT “
Berikut informasi seputar berbagai khasiat berbagai tanaman obat dan penggunaannya, bermanfaat sekali sebagai pengobatan laternatif tradisional dari alam untuk penyembuhan berbagai penyakit : 1. BROTOWALI (Tinospora crispa (L)Miers) Anti neoplastik ,DM,demam , rematik, badan gatal-gatal2. BIDARA UPAS ( Merremia mammosa(Lour.)Hall.f) Radang usus buntu,typus,muntah darah, kencing manis,kanker,kusta,batuk rejan,kencing batu,syphilis,luka di kulit,buang air besar darah dan lender
bidara upas
3. CAKAR AYAM (Selaginella doederlinii Hieron ) Kanker (rahim, nasopharyng ,paru, chorioepithelioma, choriocarcinoma), infeksi sal. Napas (batuk, radang paru, radang amandel,serak,bronchitis),jari tangan bengkak, hepatitis, sirosis, menghentikan pendarahan, pembersih darah, penurun panas (anti piretik)
5. DAUN DEWA (Gynura segetum(Lour.)Merr.) Menghentikan pendarahan,menghilangkan panas,anti karsinogen, diuretic,anti koagulan,stimulasi sirkulasi darah,membersihkan racun,bengkak payudara, tidak datang haid, digigit binatang berbisa, anti mutagenitas. Umbi:menghilangkan bekuan darah,pembengkakan, pendarahan,anti kanker uji pra klinis dari Sugianto(1997) dan fak.Farmasi Unair(1997),uji keamanan ,tergolong practically non toxic
6. DAUN SENDOK (Plantago mayor) Anti radang, diuretic, peluruh dahak (mukolitik), menghentikan batuk (antitusiv), antiseptic (glikosid aukubin),Vit B1,C,A dan Kalium ,aprodisiak, memperbaiki penglihatan penderita DM, hepatoprotektor dan menormalkan fungsi hati.Keputihan,desentri basilair, gangguan sal.kemih,DM,sakit kuning,nyeri urat / otot , batu empedu.
7. DAUN UNGU (Graptophyllum pictum (L.)Griff) Diuretic,mempercepat pemasakan bisul,pencahar ringan ,pelembut kulit kaki,wasir,melancarkan haid,sembelit ringan.
9. JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk) Melancarkan peredarandarah,antirheumatik. Di India : penurun panas, merangsang mutah, sakit kepala,kelumpuhan otot wajah,eksem,sakit mata dan telinga.
10. JOMBANG (Taraxacum mongolicum Hand-Mazz) menambah nafsu makan,diuretic, menghilangkan panas, penguat lambung, melancarkan ASI, antiDM, hepatoprotektor untuk penyakit liver kronis. Radang payudara,radang kandung empedu (3×2),sakit maag kronis,tumor di sistim pencernaan(esophagus,lambung,usus,hati,pancreas) , kanker payudara/paru/cervix uteri dan gusi.Uji klinis efek diuretic dapat mendorong batu sal.kemih.
11. KUNIR PUTIH (Curcuma alba L./C .mangga ) Menghentikan pendarahan,anti inflamasi,,menambah nafsu makan,anti neoplastik (merusak pembentukan ribozom pada sel kanker).Sakit maag,nyeri lambung,mengecilkan rahim,mncegah keriput di kulit(pengalaman)
12. KELADI TIKUS (Thyponium flagelliforme (Lodd) BL) Menghancurkan/menghambat sel kanker , menghilangkan efek buruk khemoterapi , anti virus dan anti bakteri .Uji klinis Prof Christ K H Teo.
15. KUNYIT PUTIH ( Kaempferia rotunda L.) Anti inflamasi,astringen.Panas dalam,buang air besar banyak,nyeri perut,peluruh kentut,nafsu makan kurang.
16. KUMIS KUCING (Orthosiphon aristatus BL Miq ) Infeksi sal. Kencing,anti inflamasi,anyang-anyangan, kencing batu,penurun panas dan masuk angin ( teh ) ,asam urat ( dengan Meniran 1:1 )
17. MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa )
- Mahkota dewa bisa ditemukan ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias atau di kebun-kebun sebagai tanaman peneduh. Asal tanaman mahkota dewa masih belum diketahui. Menilik nama botaninya Phaleria papuana, banyak orang yang memperkirakan tanaman ini populasi aslinya dari tanah papua Irian Jaya. Disana memang bisa ditemukan tanaman ini. Mahkota dewa tumbuh subur ditanah yang gembur dan subur pada ketinggian 10-1200 mdpl.
- Perdu menahun ini tumbuh tegak dengan tinggi 1-2,5 m. Batangnya bulat, permukaannya kasar, warnanya cokelat, berkayu dan bergetah, percabangan simpodial. Daun tunggal, letaknya berhadapan, bertangkai pendek, bentuknya lanset atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan licin, warnya hijau tua, panjang 7-10 cm, lebar 2-5 cm. Bunga keluar sepanjang tahun, letaknya tersebar di batang atau ketiak daun, bentuk tabung, berukuran kecil, berwarna putih dan harum.
- Buah bentuknya bulat, diameter 3-5 cm, permukaan licin, beralur, ketika muda warnanya hijau dan merah setalah masak. Daging buah berwarna putih, berserat dan berair. Biji bulat, keras, berwarna cokelat. Berakar tunggang dan berwarna kuning kecoklatan. Perbanyakan dengan cangkok dan bijinya.
- Sifat dan Khasiat
- Kandungan Kimia
- Bagian yang digunakan
18. AKAR PULUTAN ( Urena lobata L. ) Penurun panas,anti radang.anti rematik .Gondok ,nyeri perut,demam rematik
23. TAPAK LIMAN ( Elephantophus scaber L. ) Anti biotic,penurun panas,anti radang,menetralkan racun.Hepatitis,beri-beri, perut kembung, influenza, demam, radang amandel, radang tenggorok,radang mata,diare,batuk seratus hari(pertusis), radang ginjal akut/kronis, kurang darah, keputiham, radang rahim, pasca melahirkan, pelembut kaki, peluruh haid, pembersih darah,sakit pinggang pada pria,aprodisiak.
24. TEMU PUTIH ( Curcuma zedoaria (Berg) Roscoe) Anti inflamasi,hemostatik,,melancarkan sirkulasi darah, menghancurkan bekuan darah,,anti neoplastik. Uji pra klinis dan klinis
26. TEMPUYUNG ( Sonchus arvensis L. ) Menghilangkan panas dan racun,diuretic,penghancur batu sal.kemih dan batu empedu(batu kalsium). Mastitis,bisul,kandung kencing dan empedu berbatu,darah tinggi.Uji pra klinis efek diuretikum.
Beberapa rimpang dan kasiatnya
Berbagai jenis tanaman hortikultura, seperti kunyit, kumis kucing, temulawak, kencur, sambiloto, dll., di Indonesia telah lama dikenal dapat berkhasiat sebagai obat, sehingga tanaman-tanaman tersebut lazim disebut juga sebagai tanaman obat. Berikut ini, disajikan beberapa jenis tanaman obat, kandungan kimia, serta kegunaannya. Komoditi Bahan Aktif (Kandungan Kimia) Kegunaan sebagai Obat *- Kunyit (Curcuma longa Auct.) minyak atsiri, phellan- drene, sabinene, cineol, borneol, zingiberene, cur cumene, turmeron, cam- phene, camphor, ses -quiterpene, caprilic acid, methoxinnamic acid, tho lymethy carbinol, dan zat warna alkaloid cur- cumid. Mengurangi rasa sakit dan melancarkan haid.Radang usus buntuRadang rahimRadang amandelAsmaBorok gatalSakit gigiRadang selaput lendir hidungRematikNyeri perutSembelitTrakomaAnemiaTekanan darah tinggiDemam nifasSakit mag.Diare. § Eksim. § Penyakit kuning § Kudis § Cacar § Pusing § Keputihan
- Kumis Kucing (Orthosiphon sristatus BI.) garam kalium, saponin, sapofonin, alkaloid, mi nyak atsiri, glikosida arthosiphonin, tanin, a- sam organik, glikolik. § Diabetes § Ginjal § Kencing darah § Encok Batuk
- Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) minyak atsiri, curcumin, kamfer, glukosida, phel- landrene, turmerol, myr-cene, xanthorrizol, isofu- ranogermacreene, ptolyle tycarbinol, dan pati. Menghilangkan flek-flek hitam dan jerawatMembersihkan darahGangguan hatiPenyakit kuningMengembalikan kekuatan tubuhBau badanEksimMemperbaiki pencernaanMemperbaiki gangguan perutPenyegarStimulansiaPencahar lemakDisentriMalariaGinjalRadang lambungDemam karena infeksiPembersih darahMengobati gangguan kerja lever.
- Kencur (Kaempferia galanga L.) minyak atsiri, borneol, kamper, sineol, etil al kohol, methil-p-cumaric acid, cinnamicacid ethyl ester, pentadecane, cin- namic aldehyde, dan camphene. BatukMuntahTetanusKeracunan tempe bongkrekKeracunan jamurMasuk anginMenambah daya tahan tubuhNyeri gigiPenguat lambungSakit kepalaBisul
- Sambiloto (Andrographis paniculata Ness.) laktone, flavonoid, alkane, ketone, natrium, aldehyde, kalium, kalsium, kalmagenin, dan asam kersik DemamMencretTipusTBC paruBatuk rejanKencing nanahInfeksi telinga tengahKencing manis
good.....good.....
BalasHapus